Cerpen: Ari Basuki Pernahkah kau mengamati kambing yang hendak disembelih? Mungkin pernah, mungkin belum, tetapi dengarkanlah cerita ini . Pada suatu pagi ada dua ekor kambing yang hendak disembelih. Kambing pertama berbulu hitam, kambing kedua berbulu putih. Ah, warna bulu tidaklah penting. Tetapi lihatlah wajahnya, gerak-geriknya, ekspresinya. Kambing yang berbulu putih tampak tenang, wajahnya begitu damai. Sedangkan kambing yang berbulu hitam kelihatan begitu resah, ia berusaha melepaskan diri dari tali yang mengekang lehernya. “Mengapa engkau gelisah?” tanya si kambing putih. “Aku tidak mau mati dengan cara begini” jawab si kambing hitam. “Aku sudah mendengar percakapan mereka, bahwa kita berdua akan disembelih. Daging kita akan dimasak jadi gulai, dalam rangka hajatan si tuan rumah yang merayakan kelahiran anak lelakinya.” “Namun kita tidak bisa melawan takdir ini.” “Ini suatu kekejaman. Mereka bergembira karena kelahiran anaknya, tetapi mengapa kita yang...
Menghidupkan Sastra dan Kebudayaan