Skip to main content

Posts

Tapa Pendhem, Kumpulan Puisi Marjuddin Suaeb

  Judul: Tapa Pendhem, Kumpulan Puisi Marjuddin Suaeb Penulis: Marjuddin Suaeb Editor: Ons Untoro, Indro Suprobo Isi:  14 X 20 cm, xii + 74 hlm  Cetakan Pertama: Februari 2026 Penerbit: Tonggak Pustaka Menulis puisi, tak berhenti. Mungkin, satu-satunya aktivitas yang dilakukannya setiap hari, disela-sela melakukan pekerjaan lain. Ia tahu, puisi tidak menghasilkan uang, dan Marjuddin tidak mencari uang melalui puisi. Bertani, merupakan pekerjaan untuk mendapatkan uang, meskipun tak selalu dilakukannya sendiri, seringkali diburuhkan. Dalam berdiam diri di rumah, sambil merawat ibunya, ia merenungkan jalan hidupnya. Dalam situasi seperti ini, Marjuddin menangkap banyak momentum puitik, yang kemudian ia tuliskan menjadi puisi. Puisi-puisi Marjuddin menggunakan bahasa yang khas, dalam arti menggunakan caranya sendiri. Kalimat dalam puisinya pendek-pendek dan diteruskan titik, yang kemudian ditambah kata, lagi-lagi pendek. Kadang hanya satu dua kata. Penyair Fauzi Abza...
Recent posts

Amuk Kenang, Sebuah Kumpulan Puisi

  Judul: Amuk Kenang, Sebuah Kumpulan Puisi Penulis: Sutirman Eka Ardhana Editor: Ons Untoro, Indro Suprobo Isi:  14 X 20 cm, x + 78 hlm  Cetakan Pertama: Februari 2026 Penerbit: Tonggak Pustaka Ini adalah kumpulan puisi terbaru dari Sutirman Eka Ardhana. Rupanya, masa lalu Eka tidak pernah lepas dari ingatannya, dan menjadi kenangan yang (terus) memburu. Eka menyebutnya diamuk. Ingatannya seperti diamuk kenangan. Masa kecil di Bengkalis, Riau, terbuka dari ingatannya. Seolah Eka seperti melihat layar, dan suasana   tanah kelahiran bisa dilihat dari layar. Berbagai macam ingatan terus menerjang, seperti gelombang laut yang tak bisa dilawan. Karena itu, Eka menulis puisi berjudul ‘Amuk Kenang’ untuk mengkristalkan ingatannya. Judul puisi itu sekaligus menjadi judul buku kumpulan puisi karyanya.

Esemmu Nambahi Tatu, Kumpulan Crita Cekak

  Judul: Esemmu Nambahi Tatu, Kumpulan Crita Cekak Penulis: Yonas Suharyono Editor: Indro Suprobo, Ons Untoro Isi:  14 X 20 cm, vi + 108 hlm  Cetakan Pertama: Desember 2025 Penerbit: Tonggak Pustaka Cariyos cekak ingkang kula aturake menika saperangan ageng sampun kapacak ing saweneh kalawarti ing Yogyakarta menapa dene ing Jawa Timur. Nanging ugi wonten ingkang dereng nate kawrat amargi dereng pantes miturut paugeran dhewan redaksi. Sinaosa makaten panyerat meksa nglebetaken cariyos kasebat ing pangangkah pikantuk seserepan saking para maos menggah perangan-perangan ingkang dereng mranani penggalih. Buku menika ngewrat 22 (kalih likur) cariyos ingkang mbabar mawarni-warni tema. Wonten cariyos asmara, konflik kulawarga, cariyos misteri, donyaning wayang, ugi donyaning pamulangan. Kados ingkang kasebat ing irah-irahan ing ngajeng, cariyos Esemmu Nambahi Tatu namung dumados saking gagasan imajinatif panyerat. Dados asma tokoh ugi namung sesinglon. Makaten ugi ing cariy...

Cerita dari Perempuan, Kumpulan Cerpen 22 Penulis Perempuan

  Judul: Cerita dari Perempuan, Kumpulan Cerpen 22 Penulis Perempuan Penulis: Ami Simatupang et.al Editor: Ons Untoro, Indro Suprobo Isi:  14 X 20 cm, x + 198 hlm  Cetakan Pertama: Desember 2025 Penerbit: Tonggak Pustaka Kreativitas tidak lahir tiba-tiba. Ia dilatih dan ditumbuhkan. Semakin sering melatihnya, kreativitas akan mudah sekali hadir saat menemukan momentum. Rene Wellek dan Austin Warren dalam Teori sastra, menyebutkan, bahwa   sastra adalah suatu kegiatan kreatif. 22 perempuan ini sedang menjalankan kegiatan kreatif dengan menulis cerpen. Mereka bukan baru pertamakali menulis cerpen, sudah lama dan berulangkali karya cerpen ditulis dan dipublikasikan, termasuk diterbitkan dalam bentuk buku. Karena tak saling mengikat, satu judul cerpen tak bisa dipilih untuk judul buku. Maka, ‘Cerita dari Perempuan’ diambil untuk menandai ‘lahirnya’ kumpulan cerpen   ini. Masing-masing penulis bercerita mengenai perempuan, bukan menyangkut dirinya, melainkan r...

Sosial-Demokrasi, Kumpulan Tulisan

  Judul: Sosial-Demokrasi, Kumpulan Tulisan Penulis: Imam Yudotomo Editor: Indro Suprobo, Ons Untoro Isi:  14 X 20 cm, x + 396 hlm  Cetakan Pertama: November 2025 Penerbit: Tonggak Pustaka Buku Sosial Demokrasi yang ditulisnya merupakan kum-pulan tulisan lepas, yang semuanya menyampaikan perihal sosialisme, yang dia yakini sampai akhir hayatnya. Dalam pikirannya, sosialisme seperti tidak pernah hilang. Nafas hidup-nya adalah nafas seorang sosialis, sehingga setiap dia berbicara nafas sosialis selalu terhirup. Yang saya kagumi, Mas Imam sangat yakin atas pilihannya itu, dan terus menghidupi pilihan itu dengan aneka kegiatan, tidak hanya di Indonesia, melainkan aktif di jaringan sosialisme internasional. Pikirannya tidak pernah berhenti berputar. Ingatannya kuat ketika bercerita menyangkut tokoh-tokoh sosialis di Indonesia. Di dalam buku ini, ada salah satu tokoh sosialis, yang dia tulis, dan hanya disebut ‘Bung Johan’ tanpa menyertakan nama lengkapnya. Saya kira, yang...

Kitab Omon-Omon, Antologi Puisi Humor Politik

  Judul: Kitab Omon-Omon, Antologi Puisi Humor Politik Penulis: Acep Syahril et.al. Editor: Ons Untoro, Joshua Igho, Indro Suprobo Isi:  14 X 20 cm, xxii + 160 hlm  Cetakan Pertama: November 2025 Penerbit: Tonggak Pustaka Puisi Humor Politik Tema ini mengandung tiga kata. Masing-masing kata memiliki makna sendiri. Artinya, kalau masing-masing kata dipisah memiliki pengertiannya sendiri: Puisi, Humor dan Politik. Namun ketiga kata dijadikan satu tema, sesungguhnya sudah memiliki kelucuan tersendiri. Puisi humor sekaligus menggelitik bukan sesuatu yang baru. Setidaknya ditahun 1970-an ada puisi jenis itu, yang dikenal dengan istilah puisi mbeling. Dalam puisi ini kita menemukan puisi yang ditulis secara nakal, atau mbeling dalam bahasa Jawa, namun tidak norak, atau kasar. Malah mengandung kelucuan. Ada suasana humor, yang tidak hanya mengudang tawa. Namun juga menghadirkan suasana getir. Tidak mudah menulis puisi humor, apalagi penyair yang tidak terbiasa bergurau. Kar...

Jalan Gelap Demokrasi dan Keadilan, Kumpulan Esai

  Judul: Jalan Gelap Demokrasi dan Keadilan, Kumpulan Esai Penulis: Abidin Fikri et.al Editor: Ons Untoro & Indro Suprobo Isi:  14 X 20 cm, viii + 246 hlm  Cetakan Pertama: Oktober 2025 Penerbit: Tonggak Pustaka Tulisan dalam buku ini, mengajak para pembaca untuk mengenali, bahwa jalan demokrasi masih gelap. Hukum masih belum mengambil peran pokok sehingga kasus-kasus korupsi tidak pernah tuntas. Malah, yang mengawatirkan penegak hukum terjerat kasus korupsi. Sepanjang 80 tahun Indonesia merdeka, kasus korupsi tidak menyingkir, malah berada di sekitar kekuasaan. Korupsi menyebar di seluruh daerah di Indonesia. Dampak dari korupsi ini, ketidakadilan terlihat nyata. Sekelompok kecil masyarakat kekayaanya melimpah, masyarakat yang lain, dan jumlahnya lebih banyak susah dalam menjalani kehidupan, sehingga Indonesia seolah hanya seperti sebuah kampung. Para penulis dalam buku ini menunjukkan berbagai bentuk wajah, dalam menapaki jalan gelap demokrasi dan keadilan. Mis...

Empat Belas Purnama, Antologi Puisi 14 Tahun Sastra Bulan Purnama

  Judul: Empat Belas Purnama, Antologi Puisi 14 Tahun Sastra Bulan Purnama Penulis: Aan Subhansyah et.al Editor: Ons Untoro & Indro Suprobo Isi:  14 X 20 cm, xxxii + 500 hlm  Cetakan Pertama: Oktober 2025 Penerbit: Tonggak Pustaka Buku puisi ini kita beri judul ‘Empat Belas Purnama’, yang tidak ditambahi kata tahun. Karena purnama tidak (selalu) menunjuk Sastra Bulan Purnama. Melainkan purnama bisa dimengerti sebagai keindahan dan sejenisnya, dan persahabatan yang menyenangkan, saling mengisi dan meneguhkan seperti ditaburi empat belas purnama. Sebut saja, purnama merupakan imajinasi yang menyejukan dan indah dilihat dari jauh, seolah seperti rembulan. Bisa kita bayangkan, bagaimana kalau persahabatan dipenuhi rembulan. Tak ada siasat, tak ada dominasi dan merasa paling hebat sendiri, atau  harus selalu diikuti keinginannya. Kondisi semacam ini tidak membetuk persahabatan rembulan. Yang terjadi malah sebaliknya: retak, pecah, patah Jadi, empat belas purnama ...

Narasi, Spiritualitas dan Cinta

  Judul: Narasi, Spiritualitas dan Cinta Penulis: H. Nasrullah Krisnam Editor: Indro Suprobo Isi:  14 X 20 cm, xxxii + 112 hlm  Cetakan Pertama: September 2025 Penerbit: Tonggak Pustaka Narasi, Spiritualitas dan Cinta, kumpulan puisi karya H. Nasrullah Krisnam adalah puisi-puisi lepas yang ditulis dalam rentang waktu panjang, yang mencerminkan hospitalitas secara jelas. Seluruh kumpulan puisi ini mengungkapkan kesaksian tentang keterbukaan terhadap kehidupan. Ia menyediakan ruang luas bagi semua jenis kehadiran dan menyambutnya dalam keramahan. Ia membuka diri terha-dap kehadiran "yang lain", baik dalam rupa pribadi (personal-antropological), peristiwa (factual-historical), pengalaman (impressive-experiential), maupun kehadiran alam (natural-ecological) dengan semua suasana dan jejak pesona yang me-ngalir darinya. Hospitalitas atau keramahtamahan adalah kemilau cahaya yang berpendar lembut dalam setiap puisi yang terangkum dalam kumpulan ini. Narasi, Spiritualitas dan Cin...

Nur

  Judul: Nur Penulis: Arief Wibowo Mudhiantoro  Layout & Desain Cover: Vincensius Dwimawan Illustrator: Bia Maquilla  Isi:  17 X 25 cm, iv + 92 hlm  Cetakan Pertama: September 2025 Penerbit: Tonggak Pustaka Di lingkungan istana yang gemerlap dan penuh dengan bisikan-bisikan rahasia, seorang gadis pendiam dan pemberani menyimpan kekuatan tersembunyi.   Namun ketika keluarganya diundang ke perayaan ulang tahun Pangeran Malik yang meriah di istana kerajaan, segalanya mulai berubah. Di balik gaun sutra dan lampu-lampu istana, kebenaran tersembunyi mulai terkuak, dan kekuatan tak kasat mata menggapainya dalam kegelapan.   Saat kisah-kisah lama kembali hidup dan suara-suara misterius memanggil namanya, Nur mendapati dirinya di persimpangan jalan. Akankah ia tetap tinggal di dunia yang dikenalnya, atau mengikuti tarikan keajaiban yang belum ia pahami? Berakar pada keyakinan, cinta, dan keajaiban dari proses menjadi yang tenang, kisah Nur adalah kisah...